Kepolisian Inggris “Mengandangkan” Puluhan Ribu Mobil

London, KompasOtomotif – Pihak Kepolisian Inggris dan Wales telah menyita 22.594 kendaraan yang tidak diasuransikan oleh pemilik kendaraan. Dari jumlah tersebut, kemudian dijual atau ada juga yang di daur ulang (scrapping/recycle ), di mana uang tersebut akan masuk ke pihak kepolisian.

Hanya dalam waktu enam bulan pertama tahun ini, Kepolisian Inggris dan Wales sudah mendapatkan lebih dari 1,6 juta poundsterling atau Rp 25,9 miliar, dari hasil penjualan tersebut. Penelitian yang dilakukan oleh perusahaan asuransi Churchill Car Insurance, ditemukan rincian, sebanyak 2.866 mobil telah berhasil dijual di dalam lelang, dengan total pendapatan 1,4 juta poundsterling atau Rp 22,6 miliar.

Sementara 6.827 unit di masukkan ke tempat barang bekas yang siap di daur ulang, dengan pendapatan 279.253 poundsterling atau Rp 4,5 miliar, mengutip AutoExpress, Jumat (7/10/2016).

Di Inggris, mobil yang ditangkap tanpa asuransi, akan didenda 300 poundsterling atau Rp 4,8 juta dan enam poin pinalti lainnya. Kemudian, jika prosesnya sampai ke pengadilan, denda bisa membengkak tak terhingga, hingga pemilik tidak sanggup menebusnya. Lalu polisi berhak untuk menyita produk itu dan menghancurkannya, atau bahkan dijual.

Dibanding kota lainya, Kepolisian wilayah London, memiliki pendapatan paling banyak dari penyitaan ini. Di mana kali ini mereka menghasilkan 788.022 poundsterling atau  Rp 12,7 miliar dari penjualan, dan 108.779 poundsterling atau Rp 1,7 miliar dari hasil daur ulang mobil. Sejauh ini Polisi wilayah London telah menyita 6.827 unit.

Pengendara yang mobilnya disita tanpa asuransi, memiliki batas waktu 14 hari untuk merebut kembali kendaraan mereka. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, di mana mereka harus menunjukkan bukti kepemilikan, identitas, asuransi, dan tanda pembayaran asuransi rutin.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/10/07/141143015/kepolisian.inggris.mengandangkan.puluhan.ribu.mobil

Leave a Reply